Pentingnya Hubungan yang saling Menguatkan dalam Organisasi

Apakah cukup jika kita hidup sendirian di dunia ini? Apakah cukup jika semua hal yang mengatur adalah kita sendiri? Mungkin untuk sejenak kita akan merasa dan berkata cukup. Namun pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial. Mungkin ada bertanya-tanya dalam hati, “Saya bisa hidup sendiri, masak sendiri, mandi sendiri, segalanya sendiri, kata siapa saya harus membutuhkan orang lain?”. Kita lihat, saat anda memasak, pasti anda akan membeli bahan makanan bukan? Membeli alat masak? Dan itu dibuat oleh siapa? Jika anda masih membeli, berarti anda memang membutuhkan orang lain. Jika anda pun dapat membuat bahan makanan sendiri, membuat alat masak sendiri, tapi tetap saja, pada hakikatnya manusia akan kehilangan jati dirinya sebagai makhluk sosial.

Sekarang kembali pada judul, yaitu “Pentingnya Hubungan yang saling Menguatkan dalam Organisasi”. Kita lihat dari definisi organisasi. Organisasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah (1) kesatuan (susunan dan sebagainya) yang terdiri atas bagian-bagian (orang dan sebagainya) dalam perkumpulan dan sebagainya untuk tujuan tertentu; (2) kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Dari definisinya saja, kita sudah bisa mengetahui bahwa di dalam organisasi pasti terdapat banyak individu yang berbeda baik dari segi fisik, maupun rohaninya. Tentunya suatu organisasi tidak dapat berjalan apabila salah satu elemen atau individu tidak bekerja secara optimal atau mungkin tidak melakukan pekerjaannya sama sekali.

Maka dari itu, di dalam suatu organisasi, wajib ada komunikasi yang lancar, yang saling menguatkan satu sama lain, bukan menjatuhkan satu sama lain untuk mendapatkan jabatan atau hal lainnya. Jika komunikasi di dalam suatu organisasi itu dilaksanakan dengan baik dan ada support satu anggota dengan yang lainnya, maka dapat dipastikan organisasi tersebut akan menyelesaikan masalah-masalah internal maupun eksternal dengan cepat dan baik.

Beberapa cara membangun hubungan kerjasama dalam organisasi yaitu :

1. Tentukan tujuan
Tentukan dengan jelas mengapa Anda harus bekerjasama. Apa yang Anda dapatkan? Apa yang bisa Anda berikan? Saat Anda bisa menjawab pertanyaan ini Anda bisa mencari pihak yang tepat untuk diajak kerjasama. Hal ini akan membuat Anda lebih efeketif dan focus pada tujuan Anda.

2. Siapkan profil
Siapkan beberapa materi tentang Anda. gali latar belakang Anda buat menjadi sebuah cerita tentanga Anda (atau organisasi Anda). temukan hal-hal menarik. Orang biasanya menyukai cerita. Hal ini cukup menarik ketika Anda mulai menceritakan “Anda itu siapa”.

3. Buat kesan positif
“Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda” begitu kiranya sebuah tagline sebuah brand terkenal. Kesan pertama memang sangat penting. Banyak orang tidak punya banyak waktu.

4. Fokus pada kualitas bukan kuantitas
Anda boleh membuat sebanyak mungkin jaringan kerjasama.

5. Hargai pendapat dan kebiasaan mereka
Setiap orang (atau organisasi) mempunyai kebiasaan dan budaya sendiri. Hargai pendapat atau kebiasaan mereka.

6.Tunjukan antusiasme
Tunjukan bahwa anda sangat senang bisa mengenal orang atau organisasi tersebut. Lakukan dengan tulus.

7.Tawarkan bantuan
Jangan ragu untuk menawarkan bantuan. Jika Anda memang merasa sanggup untuk membantu

Berdasarkan penelitian, kerja sama mempunyai beberapa manfaat, yaitu sebagai berikut:
  • Kerja sama mendorong persaingan di dalam pencapaian tujuan dan peningkatan produktivitas.
  • Kerja sama mendorong berbagai upaya individu agar dapat bekerja lebih produktif, efektif, dan efisien.
  • Kerja sama mendorong terciptanya sinergi sehingga biaya operasionalisasi akan menjadi semakin rendah yang menyebabkan kemampuan bersaing meningkat.
  • Kerja sama mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antarpihak terkait serta meningkatkan rasa kesetiakawanan.
  • Kerja sama menciptakan praktek yang sehat serta meningkatkan semangat kelompok.
  • Kerja sama mendorong ikut serta memiliki situasi dan keadaan yang terjadi dilingkungannya, sehingga secara otomatis akan ikut menjaga dan melestarikan situasi dan kondisi yang telah baik.
Berdasarkan semua manfaat tersebut, maka kerja sama serta komunikasi dan hubungan yang dibangun dengan baik di dalam organisasi akan menghasilkan output yang baik juga salah satunya peningkatan kinerja setiap anggota.

Sekian dari saya, Terima Kasih.

Bandung, 21 September 2017

Vivaldy Andhira

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Pengaturan Dasar MikroTik dan pembuatan Access Point (Wi-Fi)